Ingin Gunakan Pedang Atau Pisau Kecil?
Perbedaan pendapat itu bisa saja terjadi dan menyebabkan adu argument dimana pihak yang dibela itu benar. Misalnya saja mengenai para pendukung tersangka penganiayaan dan pendukung korban penganiayaan. Begitupula dalam hubungan persahabatan yang sangat wajar terjadi kesalahpahaman. Jangankan persahabatan yang tidak memiliki hubungan darah, dalam hubungan orang tua dan anak saja bisa terjadi beda pendapat. Namun, bagaimanapun juga kita harus berusaha sebaik mungkin untuk menyikapinya.
Ada sebuah kejadian yang dialami Cholis dimana dia pernah diperlakukan tidak adil dengan rekannya di sekolah (dimanfaatkan). Dan ketika dia kuliah, dia berusaha menjaga jarak dengan teman barunya agar dia tidak tersakiti dengan cara mementingkan dirinya sendiri atau tidak peduli terhadap orang lain. Akibatnya, dia di jauhi dengan rekan-rekannya. Dia tidak berpikir bahwa sifat temannya yang baru bisa saja berbeda dengan teman-temannya sebelumnya.
Ibarat kita membawa pedang dan pisau kecil. Bila kita memegang pisau kecil, tentu orang akan menganggap itu wajar karena bisa memotong makanan namun bila kita memegang pedang, tentu banyak orang yang takut dan bisa berpikiran buruk terhadap kita. Beda halnya ketika kita berada di medan pertempuran dimana lebih baik kita melindungi diri dengan sebuah pedang dibandingkan sebilah pisau kecil. Yah, menjaga jarak terhadap orang lain boleh saja dilakukan namun dikondisi yang tepat dan jangan menyamakan sifat seseorang dengan yang lainnya.
Puncak kebijaksanaan ialah takut kepada Allah. Sebaik-baik yang tertanam dalam hati adalah keyakinan. Keragu-raguan (dalam beriman) termasuk kekufuran. Kepemudaan termasuk kelompok kegilaan (radikal). Orang bahagia adalah yang dapat mengambil pelajaran dari (peristiwa) orang lain, dan orang yang sengsara ialah yang sengsara sejak dalam kandungan ibunya. Tiap perkara yang akan datang adalah dekat. (HR. Al-Baihaqi)
Begitu halnya ketika kita trauma, kadang kita takut bahwa kejadian itu akan terulang lagi pada kita. Misalnya saja, gagal dalam pernikahan karena penghianatan. Mawas diri boleh saja, namun bila kita terlalu larut dalam ketakutan dan mind set bahwa semua lawan jenis itu buruk, maka pintu-pintu kebahagiaan dalam hidup kita bisa tertutup. Mengapa? karena kita terlalu tinggi mendirikan jarak dengan orang lain, sehingga ketika ada seseorang yang tulus dengan kita, kita tidak mempercayainya sama sekali. Membicarakan kesetiaan, saya jadi ingat dengan burung dara.
Kemarin, saya ke tempat teman yang memelihara burung dara. Dia berkata bahwa burung dara yang pasangannya sudah mati, bisa dipasangkan lagi dengan burung dara yang lain. Kedua burung itu ditempatkan dalam sebuah sangkar selama sebulan. Meski awalnya terjadi keributan di dalam sangkar, namun alhamdulillah, mereka bisa rukun dan saling setia. Hal ini terbukti adanya perkelahian ketika ada burung lain dimasukkan ke sangkar yang bukan pasangannya.
Bila kita perhatikan, burung dara saja bisa akur, namun mengapa manusia sulit? Apakah karena burung tidak memiliki rasa dendam. Burung saja bisa setia, namun mengapa di dunia ini masih ada perselingkuhan dan penghianatan? Jawabannya karena sifat manusia dan sifat burung ada yang berbeda. Namun, mungkin saja dari kejadian ini, Allah ingin seluruh manusia di bumi ini belajar dari burung-burung itu. Wallahu A’lam
Semoga Allah mengampuni kesalahan saya dan saudaraku semua dan menambah keberkahan dalam silaturahmi ini amin.
Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (Ali 'Imran : 191)
Pasuruan, 23 Juni 2009
Best Regards,
c-yakuw
flacheya@gmail.com
http://cheya.blogspot.com
Monday, June 22, 2009
Tuesday, June 16, 2009
8:54 PM
File Under :
aRtikeLku...
Beberapa hari yang lalu, saya refreshing ke sebuah tempat wisata yang cukup terkenal di Jawa Timur. Pemandangannya indah dan permainanpun beragam sehingga pengunjung betah berada disana. Namun sayang, di dalam kawasan semegah itu belum kami temukan masjid atau mushola. Astaghfirullah... Setelah saya cermati, ternyata masjid ada di luar arena dan itu berarti untuk masuk harus membeli tiket kembali. Dalam hati saya bertanya,”Mengapa rancangan bangunannya seperti ini? tidakkah memikirkan bagaimana bila pengunjung akan sholat?”
Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya[1043], dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.(QS. An Nuur :41)
Kondisi seperti ini memang ujian bagi pengunjung, apakah mereka lebih mementingkan refreshing, tertawa dengan permainan yang mereka ikuti dibandingkan dengan kewajibannya menghadap Allah? Astaghfirullah... Beberapa menit kemudian, saya menyaksikan dua anak kecil yang menghamparkan sajadah di atas rumput hijau kemudian bertakbir. Subhanallah... sungguh, kesenangan yang mereka rasakan tidak membuat mereka menunda menghadap Allah. Mereka lebih memilih kebahagiaan yang abadi dibandingkan dengan yang sesaat. Apakah orang yang lebih dewasa dari mereka juga ada yang berbuat seperti mereka? Wallahu A’lam.
..................... Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. Al Muzzammil : 20)
".................Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran: (QS. Az Zumar: 9)
Saya jadi teringat dengan kejadian ketika saya pulang dari Malang. Di depan saya ada mobil yang membawa benda panjang seperti paralon yang diletakkan di atap mobil. Kemudian dibelakangnya diberi kresek merah yang ditali sehingga bisa terangkat ketika tertiup angin. Mengapa pengendaranya berbuat demikian? karena mereka ingin memberikan sinyal agar kendaraan dibelakang mereka tidak terlalu dekat sehingga bila ada pengereman mendadak tidak terjadi accident. Bila dari sinyal-sinyal itu kita bisa lebih berhati-hati dan menjaga jarak, lalu bagaimana dengan sikap kita yang salah? Bukankah Allah telah memberikan sinyal atau petunjuk kepada HambaNya? Lalu mengapa kita masih mendekati apa yang harus kita hindari? Laaila ha illa anta subhannaka inni kuntu minadzalimin...
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah[845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih Mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.(QS. An Nahl : 125)
Saya manusia yang seringkali khilaf. Karenanya, dalam kesempatan ini saya ingin mengingatkan diri saya kembali dan semoga jiwa, raga, hati dan langkah kita berada dijalan yang lebih diridhai oleh Allah amin...
10 Juni 09
c-yakuw
http://cheya.blogspot.com
flacheya@gmail.com
Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya[1043], dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.(QS. An Nuur :41)
Kondisi seperti ini memang ujian bagi pengunjung, apakah mereka lebih mementingkan refreshing, tertawa dengan permainan yang mereka ikuti dibandingkan dengan kewajibannya menghadap Allah? Astaghfirullah... Beberapa menit kemudian, saya menyaksikan dua anak kecil yang menghamparkan sajadah di atas rumput hijau kemudian bertakbir. Subhanallah... sungguh, kesenangan yang mereka rasakan tidak membuat mereka menunda menghadap Allah. Mereka lebih memilih kebahagiaan yang abadi dibandingkan dengan yang sesaat. Apakah orang yang lebih dewasa dari mereka juga ada yang berbuat seperti mereka? Wallahu A’lam.
..................... Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. Al Muzzammil : 20)
".................Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran: (QS. Az Zumar: 9)
Saya jadi teringat dengan kejadian ketika saya pulang dari Malang. Di depan saya ada mobil yang membawa benda panjang seperti paralon yang diletakkan di atap mobil. Kemudian dibelakangnya diberi kresek merah yang ditali sehingga bisa terangkat ketika tertiup angin. Mengapa pengendaranya berbuat demikian? karena mereka ingin memberikan sinyal agar kendaraan dibelakang mereka tidak terlalu dekat sehingga bila ada pengereman mendadak tidak terjadi accident. Bila dari sinyal-sinyal itu kita bisa lebih berhati-hati dan menjaga jarak, lalu bagaimana dengan sikap kita yang salah? Bukankah Allah telah memberikan sinyal atau petunjuk kepada HambaNya? Lalu mengapa kita masih mendekati apa yang harus kita hindari? Laaila ha illa anta subhannaka inni kuntu minadzalimin...
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah[845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih Mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.(QS. An Nahl : 125)
Saya manusia yang seringkali khilaf. Karenanya, dalam kesempatan ini saya ingin mengingatkan diri saya kembali dan semoga jiwa, raga, hati dan langkah kita berada dijalan yang lebih diridhai oleh Allah amin...
10 Juni 09
c-yakuw
http://cheya.blogspot.com
flacheya@gmail.com
Visit More : Mencegah dan mengatasi keputihan, nyeri haid, infeksi oleh kuman, dan masalah wanita lainnya di http://availandme.blogspot.com
Keputihan memang cukup mengganggu karena menimbulkan gatal dan berbau tak sedap. Ingat, jangan asal mengobati karena pengobatan yang tidak benar malah menimbulkan dampak berat. Keputihan, dalam istilah kedokteran disebut flour albus atau leukorrhea, adalah keluarnya cairan vagina yang berlebihan dan menimbulkan keluhan. Keputihan paling banyak dialami wanita usia produktif. Tapi, tak menutup kemungkinan bisa terjadi pada anak-anak dan usia tua.
Sesungguhnya cairan yang keluar dari vagina tak selalu berarti keputihan. Sebab, pada saat-saat tertentu vagina akan mengeluarkan cairan yang mutlak diperlukan guna membasahi dinding vagina agar selalu bersih. Cairan tersebut berasal dari selaput lendir rahim, rembesan kulit luar vagina, dan saluran kelamin bagian atas. Gunanya, selain untuk mempertahankan keasaman vagina agar tidak terjadi infeksi, juga sebagai pelumas pada saat berhubungan intim.
Keluarnya cairan dikatakan normal jika terjadi sebelum haid, sesudah haid, pada pertengahan siklus atau pada saat ovulasi, serta saat mendapat rangsangan seks. "Hal ini normal terjadi pada semua wanita di masa produksi. Baik yang bertubuh kurus maupun gemuk," terang dr. Chairulsjah Sjahruddin, Sp.OG dari RSIA Hermina Jatinegara, Jakarta.
Cairan yang keluar di masa-masa itu akan berupa cairan berbentuk jernih, agak kental, tidak berbau, tidak mengalir, dan pH keasamannya antara 3,5 hingga 4,5. Cairan ini biasanya akan hilang dalam beberapa hari tanpa keluhan apa pun.
Cairan dikatakan abnormal atau keputihan jika terjadi di luar masa-masa tersebut disertai perubahan warna, bau, dan keluar dengan jumlah yang agak berlebihan. "Gejalanya terasa gatal atau panas di daerah vulva/vagina, terasa pedih saat hendak kencing, atau sakit saat bersenggama. " Rasa gatalnya bisa muncul terus-menerus atau kadang-kadang saja, sehingga tak aneh bila keputihan mengakibatkan penderitanya gelisah. Belum lagi akibat bau yang tak sedap yang ditimbulkannya.
ANEKA PENYEBAB
Lantas, mengapa keputihan bisa muncul? Ada empat hal yang menyebabkan keputihan. Pertama, konstitusional/ kondisi tubuh. Misalnya, akibat penyakit kronis yang menahun. "Sebab, penyakit menahun bisa melemahkan daya tahan tubuh orang tersebut, sehingga menyebabkan keluarnya cairan keputihan secara berlebihan." Keputihan juga bisa terjadi pada wanita yang senantiasa tegang/stres dan astenia/kurus.
Kedua, kelainan endokrin/hormon. Misalnya, pada saat hamil, kan, terjadi perubahan hormonal; terjadi suasana asam jadi basa. Hal ini mengakibatkan banyak ibu hamil mendapat jamur. "Nah, kalau jamur ini tak segera diobati, ia bisa naik ke atas menyebabkan ketuban pecah dini."
Ketiga, infeksi. Sebagian besar karena infeksi dari macam-macam organ reproduksi. Bisa infeksi vulva, vagina, mulut rahim, selaput lendir rahim, dan saluran telur. "Semua infeksi itu memberikan gambaran berupa keputihan." Infeksi vulva umumnya disebabkan oleh kuman GO (gonorrhea/gonore) , chlamydia, dan herpes simpleks. Infeksi lain disebabkan jamur/candida (candidiasis) , bakteri (vaginosis ), dan parasit trichomonas vaginalis (trikomoniasis) .
Keempat, sebab-sebab lain, misalnya, masuknya corpus alienum (benda asing). Benda asing ini bisa berupa apa saja; kondom, benang IUD yang tertinggal di dalam vagina, ada kelainan fistula akibat persalinan/tindakan operasi, ada hubungan antara reptum/tempat kotoran dengan vagina atau antara kandung kencing dengan vagina, Serta karena tisu pembasuh. "Yang paling sering karena tisu." Hal ini karena wanita memiliki kebiasaan mengelap vagina dengan tisu setiap habis buang air kecil. Bila menggunakan tisu yang gampang hancur terkena air, maka saat mengelap akan ada sebagian tisu yang masuk ke dalam vagina. Lama-lama tisu ini akan menumpuk. "Saya pernah mengeluarkan endapan tisu sebesar bola pingpong, lo. Nah, endapan inilah yang menyebabkan keputihan."
WARNA KEPUTIHAN
Kendati namanya keputihan, warnanya justru tidak selalu putih. Perubahan warna keputihan sangat beragam, tergantung kuman penyebabnya. Bila kumannya berupa trikomonas, maka akan berwarna putih kehijauan dengan bau amis. "Jika penderita mengalami keputihan jenis ini, liang vaginanya akan tampak kemerahan, nyeri bila ditekan, dan terasa pedih saat buang air kecil." Sedangkan bila akibat kandida/jamur, biasanya berwarna putih seperti nasi yang terkena air, vagina tampak merah dan membengkak, disertai rasa gatal yang hebat.
Lain halnya bila keputihan disebabkan vaginosis. Cairan yang keluar biasanya berwarna putih keruh, baunya pun terasa amis. Tapi, tak menimbulkan rasa sakit atau gatal. Sedangkan kalau keputihan berwarna agak kemerahan, maka menandakan adanya kelainan yang lebih serius lagi. "Bisa jadi karena kanker mulut rahim. Ingat, lo. gejala paling dini kanker mulut rahim pun keputihan."
Jadi, lanjut Chairulsjah, keputihan bukan suatu penyakit. Tapi, merupakan gejala penyakit tertentu; baik kanker maupun infeksi. "Kalau terjadi pada anak-anak, maka kita curiga karena ada corpus alienum . Misalnya, masuknya biji kacang atau jagung. Walaupun tak tertutup juga karena infeksi. Sedangkan pada orang tua dicurigai karena keganasan." Kendati hanya berupa gejala penyakit, keputihan dapat menular, lo. Misalnya, pada suaminya saat berhubungan seksual. "Tular-menular berlangsung timbal balik. Itulah mengapa, kalau istri diobati keputihannya, maka suami harus diobati pula. Jangan sampai istri sudah sembuh, kemudian berhubungan lagi dengan suaminya, maka suami yang belum diobati akan menularkan kembali keputihan tersebut. Demikian juga sebaliknya."
PENGOBATAN SEJAK AWAL
Tentu saja Ibu tak bisa menganggap enteng keputihan. Karena pengobatan wajib dilakukan. Sebelum dilakukan pengobatan, dokter biasanya memeriksa cairan keputihan di laboratorium. "Pemeriksaan keputihan akan melihat warna, bau, dan bagaimana keadaan vagina secara keseluruhan. "
Lebih lanjut, pengobatan dilakukan dengan terlebih dulu menyingkirkan faktor-faktor yang mempermudah timbulnya penyakit tersebut. Misalnya, penyakit diabetes, maka akan diobati diabetesnya. Sebab, kondisi terlalu banyak gula pada penderita diabetes juga akan menumbuhkan kandidiasis. Usai itu, barulah penderita diberi obat yang sesuai dengan jenis infeksi penyebab keputihan. "Kalau akibat jamur, maka akan diberi obat anti jamur. Baik pada sang suami ataupun pada istrinya."
Bila diagnosis menunjukkan penyakitnya tidak akut, maka biasanya dokter menyarankan untuk mencuci daerah vagina dengan obat antiseptik. "Sayangnya, seringkali setelah tahu obatnya, pasien tak datang lagi, tapi membeli sendiri obat tersebut, lantas dipakainya terus untuk mencuci vaginanya." Akibatnya, bakteri doderlein di vagina -yang membuat vagina selalu asam- pun akhirnya jadi mati. Maka, suasana asam pun terganggu menjadi basa, sehingga muncullah berbagai penyakit, entah itu kandida/jamur, infeksi dari luar vagina, dan sebagainya.
Terlebih lagi bila penderita mengobati sendiri keputihan dengan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran. "Yang dikhawatirkan pemakaian obat bebas tersebut menyebabkan bakteri doderlein mati, sehingga vagina berubah menjadi basa. Padahal vagina harusnya asam dengan pH antara 3,5 hingga 4,5."
Dari segi medis pun, tidak disarankan menggunakan cairan pembersih vagina demi mencegah timbulnya keputihan. Sering, kan, kita menggunakannya, ya, Bu? "Kalau pun ingin memakai harus dilihat kandungannya. Apakah akan membuat vagina basa atau tidak? Sebab, kalau akhirnya nanti jadi basa, maka sama saja dengan mendatangkan masalah. Sebenarnya asalkan yakin suami-istri bersih, kenapa harus pakai cairan segala macam untuk membersihkannya? "
Pendek kata, terang Chairulsjah, jangan sembarangan mengobati keputihan. "Bila muncul keluhan keputihan, lebih baik segera konsultasikan ke dokter." Satu hal lain yang perlu diingat, jangan menundanya sampai parah. Mengingat dampaknya,
infeksi bisa naik ke atas. Yang tadinya sekadar di vulva bisa naik ke vagina (vaginitis), naik lagi ke saluran telur (cervicitis) , naik lagi ke endometrium (endometritis) , naik lagi ke saluran tuba (salpingitis) , bahkan bisa keluar dan masuk ke rongga abdomen (perutenitis/ radang dari selaput lendir perut. "Nah, kalau hal ini sudah sampai pada kondisi salpingitis, maka ibu akan kesulitan untuk mendapatkan anak."
PENCEGAHAN KEPUTIHAN
Tentu saja bukan berarti keputihan tidak bisa dicegah, Bu. Justru pencegahan menjadi langkah terbaik. Yang utama dilakukan dengan menjaga kebersihan pribadi, terutama organ reproduksi. "Dengan membasuhnya secara bersih setiap kali habis ke belakang. Saat membasuh harus lihat-lihat juga kondisi air. Kalau kotor, ya, jangan dipaksakan. Sebab, air yang tak bersih bisa menyebabkan adanya kuman dan jamur yang akhirnya menimbulkan keputihan." Bila perlu basuh pakai tisu yang tidak mudah hancur.
Yang kedua, begitu ada keluhan keputihan di luar waktu yang alamiah, segera periksa ke dokter. Yang ketiga, sadari penuh bahwa keluarnya cairan itu memang wajar terjadi, terutama pada waktu-waktu tertentu. "Jangan justru menjadi gelisah. Karena adakalanya pada orang yang gelisah, stres, atau kecapekan, akan muncul keputihan." Yang keempat, jangan memakai pakaian yang ketat. "Minimal tidak terlalu sering karena pakaian ketat hanya akan membuat suasana di daerah reproduksi menjadi lembab. Sementara kelembaban bisa membuat suasana asam menjadi basa. Selain itu, kelembaban juga bisa menjadi tempat bersemayamnya jamur dan kuman." Itulah mengapa, panty liner pun tidak disarankan digunakan terlalu sering. "Karena akan membuat vagina tambah lembab. Bukankah rambut-rambut di kemaluan mengeluarkan keringat atau kelenjar sebasea? Nah, kalau ditekan terus, maka akan tambah keluar keringat."
Yang tak kalah penting, kendati keluhan keputihan tidak muncul, kaum wanita tetap melakukan pemeriksaan pap smear secara berkala. "Minimal setahun sekali, terutama pada orang-orang yang telah menikah."Jadi, tunggu apa lagi, Bu. Daripada nanti keburu keputihan merembet ke mana-mana, iya enggak? By Indah Mulatsih (tabloid- nakita.com)
Keputihan memang cukup mengganggu karena menimbulkan gatal dan berbau tak sedap. Ingat, jangan asal mengobati karena pengobatan yang tidak benar malah menimbulkan dampak berat. Keputihan, dalam istilah kedokteran disebut flour albus atau leukorrhea, adalah keluarnya cairan vagina yang berlebihan dan menimbulkan keluhan. Keputihan paling banyak dialami wanita usia produktif. Tapi, tak menutup kemungkinan bisa terjadi pada anak-anak dan usia tua.
Sesungguhnya cairan yang keluar dari vagina tak selalu berarti keputihan. Sebab, pada saat-saat tertentu vagina akan mengeluarkan cairan yang mutlak diperlukan guna membasahi dinding vagina agar selalu bersih. Cairan tersebut berasal dari selaput lendir rahim, rembesan kulit luar vagina, dan saluran kelamin bagian atas. Gunanya, selain untuk mempertahankan keasaman vagina agar tidak terjadi infeksi, juga sebagai pelumas pada saat berhubungan intim.
Keluarnya cairan dikatakan normal jika terjadi sebelum haid, sesudah haid, pada pertengahan siklus atau pada saat ovulasi, serta saat mendapat rangsangan seks. "Hal ini normal terjadi pada semua wanita di masa produksi. Baik yang bertubuh kurus maupun gemuk," terang dr. Chairulsjah Sjahruddin, Sp.OG dari RSIA Hermina Jatinegara, Jakarta.
Cairan yang keluar di masa-masa itu akan berupa cairan berbentuk jernih, agak kental, tidak berbau, tidak mengalir, dan pH keasamannya antara 3,5 hingga 4,5. Cairan ini biasanya akan hilang dalam beberapa hari tanpa keluhan apa pun.
Cairan dikatakan abnormal atau keputihan jika terjadi di luar masa-masa tersebut disertai perubahan warna, bau, dan keluar dengan jumlah yang agak berlebihan. "Gejalanya terasa gatal atau panas di daerah vulva/vagina, terasa pedih saat hendak kencing, atau sakit saat bersenggama. " Rasa gatalnya bisa muncul terus-menerus atau kadang-kadang saja, sehingga tak aneh bila keputihan mengakibatkan penderitanya gelisah. Belum lagi akibat bau yang tak sedap yang ditimbulkannya.
ANEKA PENYEBAB
Lantas, mengapa keputihan bisa muncul? Ada empat hal yang menyebabkan keputihan. Pertama, konstitusional/ kondisi tubuh. Misalnya, akibat penyakit kronis yang menahun. "Sebab, penyakit menahun bisa melemahkan daya tahan tubuh orang tersebut, sehingga menyebabkan keluarnya cairan keputihan secara berlebihan." Keputihan juga bisa terjadi pada wanita yang senantiasa tegang/stres dan astenia/kurus.
Kedua, kelainan endokrin/hormon. Misalnya, pada saat hamil, kan, terjadi perubahan hormonal; terjadi suasana asam jadi basa. Hal ini mengakibatkan banyak ibu hamil mendapat jamur. "Nah, kalau jamur ini tak segera diobati, ia bisa naik ke atas menyebabkan ketuban pecah dini."
Ketiga, infeksi. Sebagian besar karena infeksi dari macam-macam organ reproduksi. Bisa infeksi vulva, vagina, mulut rahim, selaput lendir rahim, dan saluran telur. "Semua infeksi itu memberikan gambaran berupa keputihan." Infeksi vulva umumnya disebabkan oleh kuman GO (gonorrhea/gonore) , chlamydia, dan herpes simpleks. Infeksi lain disebabkan jamur/candida (candidiasis) , bakteri (vaginosis ), dan parasit trichomonas vaginalis (trikomoniasis) .
Keempat, sebab-sebab lain, misalnya, masuknya corpus alienum (benda asing). Benda asing ini bisa berupa apa saja; kondom, benang IUD yang tertinggal di dalam vagina, ada kelainan fistula akibat persalinan/tindakan operasi, ada hubungan antara reptum/tempat kotoran dengan vagina atau antara kandung kencing dengan vagina, Serta karena tisu pembasuh. "Yang paling sering karena tisu." Hal ini karena wanita memiliki kebiasaan mengelap vagina dengan tisu setiap habis buang air kecil. Bila menggunakan tisu yang gampang hancur terkena air, maka saat mengelap akan ada sebagian tisu yang masuk ke dalam vagina. Lama-lama tisu ini akan menumpuk. "Saya pernah mengeluarkan endapan tisu sebesar bola pingpong, lo. Nah, endapan inilah yang menyebabkan keputihan."
WARNA KEPUTIHAN
Kendati namanya keputihan, warnanya justru tidak selalu putih. Perubahan warna keputihan sangat beragam, tergantung kuman penyebabnya. Bila kumannya berupa trikomonas, maka akan berwarna putih kehijauan dengan bau amis. "Jika penderita mengalami keputihan jenis ini, liang vaginanya akan tampak kemerahan, nyeri bila ditekan, dan terasa pedih saat buang air kecil." Sedangkan bila akibat kandida/jamur, biasanya berwarna putih seperti nasi yang terkena air, vagina tampak merah dan membengkak, disertai rasa gatal yang hebat.
Lain halnya bila keputihan disebabkan vaginosis. Cairan yang keluar biasanya berwarna putih keruh, baunya pun terasa amis. Tapi, tak menimbulkan rasa sakit atau gatal. Sedangkan kalau keputihan berwarna agak kemerahan, maka menandakan adanya kelainan yang lebih serius lagi. "Bisa jadi karena kanker mulut rahim. Ingat, lo. gejala paling dini kanker mulut rahim pun keputihan."
Jadi, lanjut Chairulsjah, keputihan bukan suatu penyakit. Tapi, merupakan gejala penyakit tertentu; baik kanker maupun infeksi. "Kalau terjadi pada anak-anak, maka kita curiga karena ada corpus alienum . Misalnya, masuknya biji kacang atau jagung. Walaupun tak tertutup juga karena infeksi. Sedangkan pada orang tua dicurigai karena keganasan." Kendati hanya berupa gejala penyakit, keputihan dapat menular, lo. Misalnya, pada suaminya saat berhubungan seksual. "Tular-menular berlangsung timbal balik. Itulah mengapa, kalau istri diobati keputihannya, maka suami harus diobati pula. Jangan sampai istri sudah sembuh, kemudian berhubungan lagi dengan suaminya, maka suami yang belum diobati akan menularkan kembali keputihan tersebut. Demikian juga sebaliknya."
PENGOBATAN SEJAK AWAL
Tentu saja Ibu tak bisa menganggap enteng keputihan. Karena pengobatan wajib dilakukan. Sebelum dilakukan pengobatan, dokter biasanya memeriksa cairan keputihan di laboratorium. "Pemeriksaan keputihan akan melihat warna, bau, dan bagaimana keadaan vagina secara keseluruhan. "
Lebih lanjut, pengobatan dilakukan dengan terlebih dulu menyingkirkan faktor-faktor yang mempermudah timbulnya penyakit tersebut. Misalnya, penyakit diabetes, maka akan diobati diabetesnya. Sebab, kondisi terlalu banyak gula pada penderita diabetes juga akan menumbuhkan kandidiasis. Usai itu, barulah penderita diberi obat yang sesuai dengan jenis infeksi penyebab keputihan. "Kalau akibat jamur, maka akan diberi obat anti jamur. Baik pada sang suami ataupun pada istrinya."
Bila diagnosis menunjukkan penyakitnya tidak akut, maka biasanya dokter menyarankan untuk mencuci daerah vagina dengan obat antiseptik. "Sayangnya, seringkali setelah tahu obatnya, pasien tak datang lagi, tapi membeli sendiri obat tersebut, lantas dipakainya terus untuk mencuci vaginanya." Akibatnya, bakteri doderlein di vagina -yang membuat vagina selalu asam- pun akhirnya jadi mati. Maka, suasana asam pun terganggu menjadi basa, sehingga muncullah berbagai penyakit, entah itu kandida/jamur, infeksi dari luar vagina, dan sebagainya.
Terlebih lagi bila penderita mengobati sendiri keputihan dengan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran. "Yang dikhawatirkan pemakaian obat bebas tersebut menyebabkan bakteri doderlein mati, sehingga vagina berubah menjadi basa. Padahal vagina harusnya asam dengan pH antara 3,5 hingga 4,5."
Dari segi medis pun, tidak disarankan menggunakan cairan pembersih vagina demi mencegah timbulnya keputihan. Sering, kan, kita menggunakannya, ya, Bu? "Kalau pun ingin memakai harus dilihat kandungannya. Apakah akan membuat vagina basa atau tidak? Sebab, kalau akhirnya nanti jadi basa, maka sama saja dengan mendatangkan masalah. Sebenarnya asalkan yakin suami-istri bersih, kenapa harus pakai cairan segala macam untuk membersihkannya? "
Pendek kata, terang Chairulsjah, jangan sembarangan mengobati keputihan. "Bila muncul keluhan keputihan, lebih baik segera konsultasikan ke dokter." Satu hal lain yang perlu diingat, jangan menundanya sampai parah. Mengingat dampaknya,
infeksi bisa naik ke atas. Yang tadinya sekadar di vulva bisa naik ke vagina (vaginitis), naik lagi ke saluran telur (cervicitis) , naik lagi ke endometrium (endometritis) , naik lagi ke saluran tuba (salpingitis) , bahkan bisa keluar dan masuk ke rongga abdomen (perutenitis/ radang dari selaput lendir perut. "Nah, kalau hal ini sudah sampai pada kondisi salpingitis, maka ibu akan kesulitan untuk mendapatkan anak."
PENCEGAHAN KEPUTIHAN
Tentu saja bukan berarti keputihan tidak bisa dicegah, Bu. Justru pencegahan menjadi langkah terbaik. Yang utama dilakukan dengan menjaga kebersihan pribadi, terutama organ reproduksi. "Dengan membasuhnya secara bersih setiap kali habis ke belakang. Saat membasuh harus lihat-lihat juga kondisi air. Kalau kotor, ya, jangan dipaksakan. Sebab, air yang tak bersih bisa menyebabkan adanya kuman dan jamur yang akhirnya menimbulkan keputihan." Bila perlu basuh pakai tisu yang tidak mudah hancur.
Yang kedua, begitu ada keluhan keputihan di luar waktu yang alamiah, segera periksa ke dokter. Yang ketiga, sadari penuh bahwa keluarnya cairan itu memang wajar terjadi, terutama pada waktu-waktu tertentu. "Jangan justru menjadi gelisah. Karena adakalanya pada orang yang gelisah, stres, atau kecapekan, akan muncul keputihan." Yang keempat, jangan memakai pakaian yang ketat. "Minimal tidak terlalu sering karena pakaian ketat hanya akan membuat suasana di daerah reproduksi menjadi lembab. Sementara kelembaban bisa membuat suasana asam menjadi basa. Selain itu, kelembaban juga bisa menjadi tempat bersemayamnya jamur dan kuman." Itulah mengapa, panty liner pun tidak disarankan digunakan terlalu sering. "Karena akan membuat vagina tambah lembab. Bukankah rambut-rambut di kemaluan mengeluarkan keringat atau kelenjar sebasea? Nah, kalau ditekan terus, maka akan tambah keluar keringat."
Yang tak kalah penting, kendati keluhan keputihan tidak muncul, kaum wanita tetap melakukan pemeriksaan pap smear secara berkala. "Minimal setahun sekali, terutama pada orang-orang yang telah menikah."Jadi, tunggu apa lagi, Bu. Daripada nanti keburu keputihan merembet ke mana-mana, iya enggak? By Indah Mulatsih (tabloid- nakita.com)
Visit More : Mencegah dan mengatasi keputihan, nyeri haid, infeksi oleh kuman, dan masalah wanita lainnya di http://availandme.blogspot.com
Di bidang kedokteran, Ada 3 penyebab yang membuat wanita sulit punya anak. Pertama Myoma (miom), kedua kista, dan ketiga endometriosis.
Terbentuknya Miom berawal dari gangguan fungsi syaraf yang disebabkan gangguan hormon estrogen serta emosi yang tak stabil. Gangguan fungsi syaraf ini selanjutnya akan menyebabkan kesalahan bentuk otot di dalam rahim atau uterus. Miom merupakan tumor jinak dari miometrium (otot rahim) yang melalui pemeriksaan USG terlihat seperti gumpalan. Diameternya bisa beberapa cm, namun bisa juga mencapai 5 kg. Miom biasanya terdeteksi ketika seorang wanita ke ahli kebidanan dan kandungan dengan keluhan sulit memiliki anak. Dan tak jarang, gumpalan inilah yang menjadi biang keladinya. Dalam istilah medis miom disebut fibriod, yang sebenarnya tumor jinak. Beberapa ahli mengatakan bahwa miom juga terkait faktor bakat, yang kemudian dipicu oleh rangsangan hormon, makanan kaya lemak, kelebihan berat badan. Rangsangan inilah yang memicu pertumbuhan miom. Infeksi dan jamur di dalam rahim juga memungkinkan miom tumbuh kembali meskipun telah diangkat (operasi).
Kebersihan organ intim serta menjaga keseimbangan emosi merupakan kata kunci mencegah miom tumbuh kembali. Fakta tentang Miom* Miom tergolong tumor jinak* Menyerang 20 persen wanita usia reproduktif* Mulanya berupa gumpalan kecil, lama kelamaan membesar dan mengganggu rahim dan kehamilan* Mulai muncul pada wanita yang telah mendapat menstruasi* Sebagian besar wanita tidak merasakan adanya miom, karena pertumbuhan miom tergolong lamban (minimal butuh waktu 8 tahun)*
Karena sulit terdeteksi, kebanyakan miom ditemukan secara kebetulan saat USG karena kehamilan atau terasa ada gangguan.Gejala Miom* Rasa nyeri saat menstruasi* Pendarahan menstruasi cenderung banyak (tidak seperti biasanya)* Rasa sakit pada pinggung* Haid tak beraturan* Perut terasa sebah (penuh)* Terkadang disertai peningkatan frekuensi buang air kecil.
Komentar: saya, wanita beruia 19 tahun,saya kuliah dan saya belum menikah. semenjak kelas 3 smu ketika saya menstruasi, sering ada yang keluar berupa daging kecil, saya kasih tau orng tua saya, tapi kt mereka itu hanya darah yang menggumpal saja,...saya biarin aja!!skarang saya kuliah, saya suka lemes pas haid,suka banyak darah yang keluar,trus daging2 kecil itu juga.langsung saya k dokter kandungan, saya di USG, ternyata saya ada pnykt Miom. Knp saya yang baru berusia 19thn sudah mendapat penyakit ini, apakah tindakan yang hrs saya lakukan trhdp pnykt ini.?
So girls, mulai lah mencek bagian terpenting dalam tubuh kamu.. karena wanita itu mempunyai organ yang unik dan gak sama ama cowok.. banyak kok dokter kandungan yang nyediain pemeriksaan pra nikah... kalo ada penyakit, biar diobatin dari awal.( sumber: http://dessyindah.blog.com)
Di bidang kedokteran, Ada 3 penyebab yang membuat wanita sulit punya anak. Pertama Myoma (miom), kedua kista, dan ketiga endometriosis.
Terbentuknya Miom berawal dari gangguan fungsi syaraf yang disebabkan gangguan hormon estrogen serta emosi yang tak stabil. Gangguan fungsi syaraf ini selanjutnya akan menyebabkan kesalahan bentuk otot di dalam rahim atau uterus. Miom merupakan tumor jinak dari miometrium (otot rahim) yang melalui pemeriksaan USG terlihat seperti gumpalan. Diameternya bisa beberapa cm, namun bisa juga mencapai 5 kg. Miom biasanya terdeteksi ketika seorang wanita ke ahli kebidanan dan kandungan dengan keluhan sulit memiliki anak. Dan tak jarang, gumpalan inilah yang menjadi biang keladinya. Dalam istilah medis miom disebut fibriod, yang sebenarnya tumor jinak. Beberapa ahli mengatakan bahwa miom juga terkait faktor bakat, yang kemudian dipicu oleh rangsangan hormon, makanan kaya lemak, kelebihan berat badan. Rangsangan inilah yang memicu pertumbuhan miom. Infeksi dan jamur di dalam rahim juga memungkinkan miom tumbuh kembali meskipun telah diangkat (operasi).
Kebersihan organ intim serta menjaga keseimbangan emosi merupakan kata kunci mencegah miom tumbuh kembali. Fakta tentang Miom* Miom tergolong tumor jinak* Menyerang 20 persen wanita usia reproduktif* Mulanya berupa gumpalan kecil, lama kelamaan membesar dan mengganggu rahim dan kehamilan* Mulai muncul pada wanita yang telah mendapat menstruasi* Sebagian besar wanita tidak merasakan adanya miom, karena pertumbuhan miom tergolong lamban (minimal butuh waktu 8 tahun)*
Karena sulit terdeteksi, kebanyakan miom ditemukan secara kebetulan saat USG karena kehamilan atau terasa ada gangguan.Gejala Miom* Rasa nyeri saat menstruasi* Pendarahan menstruasi cenderung banyak (tidak seperti biasanya)* Rasa sakit pada pinggung* Haid tak beraturan* Perut terasa sebah (penuh)* Terkadang disertai peningkatan frekuensi buang air kecil.
Komentar: saya, wanita beruia 19 tahun,saya kuliah dan saya belum menikah. semenjak kelas 3 smu ketika saya menstruasi, sering ada yang keluar berupa daging kecil, saya kasih tau orng tua saya, tapi kt mereka itu hanya darah yang menggumpal saja,...saya biarin aja!!skarang saya kuliah, saya suka lemes pas haid,suka banyak darah yang keluar,trus daging2 kecil itu juga.langsung saya k dokter kandungan, saya di USG, ternyata saya ada pnykt Miom. Knp saya yang baru berusia 19thn sudah mendapat penyakit ini, apakah tindakan yang hrs saya lakukan trhdp pnykt ini.?
So girls, mulai lah mencek bagian terpenting dalam tubuh kamu.. karena wanita itu mempunyai organ yang unik dan gak sama ama cowok.. banyak kok dokter kandungan yang nyediain pemeriksaan pra nikah... kalo ada penyakit, biar diobatin dari awal.( sumber: http://dessyindah.blog.com)
Tuesday, June 09, 2009
10:46 PM
File Under :
Puisikuw... ;p
Sayup telah terbenam dalam ketikan hujan
melabuhkanku dalam secuil kepulangan sinarmu
yang telah mengucur deras menyimakku
lalu menyalinnya dalam satu sketsa
Teriakku tak cukup tertampung abjad
ia terlalu riuh dengan cerahnya
begitu sibuk menyambutmu
meski engkau tak terkesima
Pasunglah aku seperti ini
terkekang... tertawan penuh arti
tak lagi bersiteru dalam keheningan hati
atau tercengang akan sepetak jarak
Teriring...”Thx for today...”
10 Juni 2009
Best Regard’s
c-yakuw
http://cheya.blogspot.com
melabuhkanku dalam secuil kepulangan sinarmu
yang telah mengucur deras menyimakku
lalu menyalinnya dalam satu sketsa
Teriakku tak cukup tertampung abjad
ia terlalu riuh dengan cerahnya
begitu sibuk menyambutmu
meski engkau tak terkesima
Pasunglah aku seperti ini
terkekang... tertawan penuh arti
tak lagi bersiteru dalam keheningan hati
atau tercengang akan sepetak jarak
Teriring...”Thx for today...”
10 Juni 2009
Best Regard’s
c-yakuw
http://cheya.blogspot.com
8:54 PM
File Under :
Puisikuw... ;p
Bahteraku tertunduk tanpa layar
menutupi pintu hati yang bergelimang rasa
lalu menyambutmu... dari ruang mimpi
terpaksa menjabatmu… walau luka kian legit
Jangan runtuhkan seleraku
aku telah berhenti menyeduhmu dibait lama
jangan benturkan setia ketika malam
aku takut haus dan terkesima
kendati celahmu, tak lagi bersumbu terangi aku
rasi di pertengahan hari…
09/06/2009
Best Regard’s
Flacheya@gmail.com
http://cheya.blogspot.com
menutupi pintu hati yang bergelimang rasa
lalu menyambutmu... dari ruang mimpi
terpaksa menjabatmu… walau luka kian legit
Jangan runtuhkan seleraku
aku telah berhenti menyeduhmu dibait lama
jangan benturkan setia ketika malam
aku takut haus dan terkesima
kendati celahmu, tak lagi bersumbu terangi aku
rasi di pertengahan hari…
09/06/2009
Best Regard’s
Flacheya@gmail.com
http://cheya.blogspot.com
Visit More : Mencegah dan mengatasi keputihan, nyeri haid, infeksi oleh kuman, dan masalah wanita lainnya di http://availandme.blogspot.com
Dapat mengatasi/mengurangi masalah-masalah wanita, antara lain :
1. Keputihan, kekuningan
2. Sakit perut /nyeri haid (senggugut)
3. Gatal-gatal
4. Sakit sendi-sendi selama haid
5. Bau tak sedap
6. Bau anyir/amis selama haid
7. Membuang angin
8. Membasmi kuman/bakteri
9. Meringankan penyakit wasir
10. Gerah/panas
11. Haid tidak teratur
12. Infeksi kandung kemih oleh bakteri
13. Infeksi vagina oleh bakteri
14. Mencegah kanker rahim & kanker payudara
15. Mencegah myom
16. Mencegah kista
17. Menyembuhkan anak-anak masuk angin (ditempelkan pada pusar)
18. Menghilangkan rasa sakit saat bisulan (ditempelkan pada bisul)
19. Menyembuhkan sakit pinggang & ngilu2 di badan (ditempelkan, dibebat)
20. Pembalut luka - cepat menghentikan darah pada luka
21. Alat kompres saat demam pada anak (diperciki air lalu dikompreskan)
22. Baik bagi wanita yang baru melahirkan : mempercepat keluarnya darah kotor, serta menyembuhkan bekas luka jahitan
23. Mengatasi kencing tidak teratur/anyang-anyangan
24. Mengatasi susah tidur/insomnia (diperciki air, kompres pada mata)
25. Mengatasi sakit mata
26. Penghilang bau & lembab pada sepatu & helm (ditempelkan di dalam sepatu/helm)
27. Mengobati luka & kurap
28. Dapat mengurangi influenza (dihirup serupa inhaler)
Dapat mengatasi/mengurangi masalah-masalah wanita, antara lain :
1. Keputihan, kekuningan
2. Sakit perut /nyeri haid (senggugut)
3. Gatal-gatal
4. Sakit sendi-sendi selama haid
5. Bau tak sedap
6. Bau anyir/amis selama haid
7. Membuang angin
8. Membasmi kuman/bakteri
9. Meringankan penyakit wasir
10. Gerah/panas
11. Haid tidak teratur
12. Infeksi kandung kemih oleh bakteri
13. Infeksi vagina oleh bakteri
14. Mencegah kanker rahim & kanker payudara
15. Mencegah myom
16. Mencegah kista
17. Menyembuhkan anak-anak masuk angin (ditempelkan pada pusar)
18. Menghilangkan rasa sakit saat bisulan (ditempelkan pada bisul)
19. Menyembuhkan sakit pinggang & ngilu2 di badan (ditempelkan, dibebat)
20. Pembalut luka - cepat menghentikan darah pada luka
21. Alat kompres saat demam pada anak (diperciki air lalu dikompreskan)
22. Baik bagi wanita yang baru melahirkan : mempercepat keluarnya darah kotor, serta menyembuhkan bekas luka jahitan
23. Mengatasi kencing tidak teratur/anyang-anyangan
24. Mengatasi susah tidur/insomnia (diperciki air, kompres pada mata)
25. Mengatasi sakit mata
26. Penghilang bau & lembab pada sepatu & helm (ditempelkan di dalam sepatu/helm)
27. Mengobati luka & kurap
28. Dapat mengurangi influenza (dihirup serupa inhaler)
Monday, June 08, 2009
Potret - Putus Dulu
Ku sampaikan kata pengantar ku
Sebelum ku jelaskan semua
Ku tak mau engkau salah rasa
Dan ku pun salah rasa padamu
Semua rasa air jadi tawar tanpa dirimu
Jangan patahkan selera ku
Bisa hilang feelingku padamu
Bila kau slalu meragukan ku
Dan tak pernah yakin padaku
Padahal kita sudah senyawa dan sejiwa
Apa harus putus dulu biar kau yakin padaku
Bahwa cintaku tanpa siasat
Bila pun putus ku pasti menangis
Pasti aku nangis darah
Apa harus putus dulu biar kau tau rasa
Tanpa diriku hari mu kan kusut
Maka dari itu cintai aku, yakini aku Pasti setia
Btw enak juga lagu nie meski agk lama...
Ku sampaikan kata pengantar ku
Sebelum ku jelaskan semua
Ku tak mau engkau salah rasa
Dan ku pun salah rasa padamu
Semua rasa air jadi tawar tanpa dirimu
Jangan patahkan selera ku
Bisa hilang feelingku padamu
Bila kau slalu meragukan ku
Dan tak pernah yakin padaku
Padahal kita sudah senyawa dan sejiwa
Apa harus putus dulu biar kau yakin padaku
Bahwa cintaku tanpa siasat
Bila pun putus ku pasti menangis
Pasti aku nangis darah
Apa harus putus dulu biar kau tau rasa
Tanpa diriku hari mu kan kusut
Maka dari itu cintai aku, yakini aku Pasti setia
Btw enak juga lagu nie meski agk lama...
Wednesday, June 03, 2009
Alhamdulilah hr nie Launching Emgaz Casofa N insya Allah ntr sore ama Sanggar Tinta d rumah.
About Sanggar Tinta???
Awalnya tetangga saya suka menulis cerita di komputer atau dikertas kemudian diberikan kepada saya. Kemudian saya mengomentarinya. Sebenarnya bagus banget untuk anak kelas 3 SD. Yah... ya menyayangkan tentang bakat anak2kecil yang kurang diasah dalam hal menulis. Karenanya saya (meski belum termasuk penulis handal) berusaha memberikan apa y saya punya untuk berbagi dengan mereka.
Saya percaya anak seusia mereka membutuhkan stimulasi dan mungkin mereka belum menyadari bahwa mereka memiliki kelebihan dibandingkan rekan-rekannya.
Mengatur anak2 sd/smp diruangan memang tidak segampang mengatur orang dewasa ketika seminar. Yah... mereka seringkali gaduh... seperti halnya ketika saya mengajar disebuah komunitas pendidikan. Karenanya, bukan jumlah yang saya harapkan, namun kualitas dari anggota. Semoga Allah ridho dan memudahkan kami melangkah amin...
Bismillah... Allahu Akbar
About Sanggar Tinta???
Awalnya tetangga saya suka menulis cerita di komputer atau dikertas kemudian diberikan kepada saya. Kemudian saya mengomentarinya. Sebenarnya bagus banget untuk anak kelas 3 SD. Yah... ya menyayangkan tentang bakat anak2kecil yang kurang diasah dalam hal menulis. Karenanya saya (meski belum termasuk penulis handal) berusaha memberikan apa y saya punya untuk berbagi dengan mereka.
Saya percaya anak seusia mereka membutuhkan stimulasi dan mungkin mereka belum menyadari bahwa mereka memiliki kelebihan dibandingkan rekan-rekannya.
Mengatur anak2 sd/smp diruangan memang tidak segampang mengatur orang dewasa ketika seminar. Yah... mereka seringkali gaduh... seperti halnya ketika saya mengajar disebuah komunitas pendidikan. Karenanya, bukan jumlah yang saya harapkan, namun kualitas dari anggota. Semoga Allah ridho dan memudahkan kami melangkah amin...
Bismillah... Allahu Akbar
Subscribe to:
Posts (Atom)
About Me
My Links
Blog Archive
-
▼
2009
(70)
-
►
July
(15)
- The Best Diary?
- My Birthday...
- Tentang Isra' Mi'raj
- Antologi Puisi Pelangi Jiwa
- Belajar Epilog :D
- Facebook Part III
- Chey N Friends... #narsis bentar ;p
- Just Fwd... WRITING CAMP FLP SE-JATIM
- Facebook Part II
- Dari Facebook...
- Tips Memilih Pembalut Dan Celana Dalam
- Cheya Melupakan Cinta???
- Kenali Simbol Pada Plastik
- Dear Diary
- Bulan Rajab
-
►
July
(15)
Labels
- a (1)
- AgaMa IsLam (29)
- aRtikeLku... (51)
- Cerpen niE (1)
- Cerpenku (1)
- cOmMent Ah...;p (4)
- CPNS jawa timur 2009 (1)
- Diary Ngungsii ;p (9)
- Download And Lyric (1)
- Epilog (1)
- Facebook (3)
- FLP (1)
- Karya (1)
- Kesehatan (7)
- Munajat... (2)
- News (1)
- p (1)
- Puisikuw... ;p (45)
- Resensi (1)
- Undescribed (2)
- WarNa TenTang CintA (2)


















