
Barusan saya mendengar curhat teman yang belum dua hari ini saya kenal. Beliau bercerita mengenai saudaranya yang kena kanker serviks stad 2. Beliau mengatakan saudaranya dulu cuek dgn mlsh miss v dan akhirnya pada suatu hari saudaranya merasa sakit di miss v nya. Katanya sih snut2 gitu... sampai tangannya sering pegang miss v karena sakitnya. Lalu beliau periksa ke dokter. Ada lagi cerita mengenai tante teman saya yang terkena kanker servix sampai keluar cairan yang nggak disadari. Setelah pulang dari menjenguk tantenya di Semarang, teman saya jadi sering keputihan dan keluarnya cukup banyak. Dia takut bila dia tertular sewaktu di Semarang. Kabar terakhir sih tantenya menjalani proses kemoterapi dan angkat rahim. Semoga organ genitalia kita sehat yah ibu2… mbak2… adik2… amin…
Adalagi cerita mengenai ibunya temannya tante saya (hehehe bingung ga?). Jadi, belia kena kanker servix dah stadium lanjut. Gejala awal emang tidak kelihatan dan pada orang tertentu tiba-tiba dah stadium lanjut. Naudzubillah…. Karenanya, untuk wanita yang dah menikah disarankan test pap smear secara rutin.
Sungguh saya merasa miris dan sedih bila ada wanita yang terkena penyakit organ genitalia. Mungkin dalam hati mereka berkata,” MENGAPA SAYA? MENGAPA DULU SAYA KURANG CARE MENJAGA? MENGAPA SAYA TIDAK TAHU ATAU TIDAK MAU TAHU DENGAN SOSIALISASI MENGENAI PENYAKIT INI,” Saya menulis notes ini dan sering membiacarakan avail bukan karena saya merasa selalu sehat atau tidak pernah sakit. Saya hanya sedikit…. Sangat sedikit tergugah agar teman-teman lebih care dengan organ genitalianya.
Dari dulu saya kurang interest dengan marketing, namun ketika saya menjumpai fakta mengenai masalah-masalah di organ wanita dan mengenal AVAIL, yang ada bukan terfokus berapa banyak produk yang terjual, namun yang terpenting adalah bagaimana orang lain bisa tahu akan pentingnya memilih pembalut. Kalau mindset saya seorang seller saya pasti malu sebar brosur ketika saya sedang dijalan atau diangkot mengingat saya dari dulu kurang suka dengan job marketing. Entahlah, mengapa saya merasa iba dan punya kewajiban memberikan informasi pada orang lain. SAYA TIDAK INGIN SAYA ATAU MEREKA MENYESAL KARENA KETERBATASAN INFORMASI. Jadi, ketika saya tidak memberikan brosur atau informasi pada orang lain, hati saya berontak… benar-benar berontak. Dalam hati saya berpikir,”bila dia tidak membutuhkan, mungkin orang lain yang disekitar dia yang membutuhkan informasi tersebut.”
Saya coba flash back lagi, bila saat itu saya tidak ditawarin mbak widya, mungkin nyeri haid saya bisa lebih parah. Sungguh saya bersyukur Allah mengenalkan saya dengan AVAIL yang multiguna. Yah… di AVAIL ini banyak sekali hikmah yang saya dapatkan dan saya bersyukur menjalankan bisnis yang memiliki visi mulia dan alhamdulillah saya bisa mendapatkan tambahan rizki melalui AVAIL.
Semoga kita semua sehat wal afiat dan semoga kisah nyata ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua amin...
Ika
085731966409 / 081805081345
Teriring: Terimakasih atas perhatian Anda yang merespon notes saya via message ato sms
4 comments:
wah sungguh menarik nich mbak,
nice infonya...
amat sangat membantu bagi penderitanya..
hati hati yach dengan kesehatan kita....
kanker...
banyak yang bilang paling menakutkan.
nice info
pesan....
"bila sakit hubungi dokter"
hehe
Post a Comment