cHeYa
this site the web

Keutamaan Bersedekah

Diantara *keutamaan bersedekah* antara lain:
»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»

1. *Sedekah dapat menghapus dosa.*
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﺗﻄﻔﻰﺀ ﺍﻟﺨﻄﻴﺌﺔ ﻛﻤﺎ ﺗﻄﻔﻰﺀ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﻨﺎﺭ
“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614)

Diampuninya dosa dengan sebab sedekah di sini tentu saja harus disertai taubat atas dosa yang dilakukan. Tidak sebagaimana yang dilakukan sebagian orang yang sengaja bermaksiat, seperti korupsi, memakan riba, mencuri, berbuat curang, mengambil harta anak yatim, dan sebelum melakukan hal-hal ini ia sudah merencanakan untuk bersedekah setelahnya agar ‘impas’ tidak ada dosa. Yang demikian ini tidak dibenarkan karena termasuk dalam merasa aman dari makar Allah, yang merupakan dosa besar. Allah Ta’ala berfirman:

ﺃَﻓَﺄَﻣِﻨُﻮﺍ ﻣَﻜْﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓَﻠَﺎ ﻳَﺄْﻣَﻦُ ﻣَﻜْﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟْﻘَﻮْﻡُ ﺍﻟْﺨَﺎﺳِﺮُﻭﻥَ
“Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (QS. Al A’raf: 99)

2. *Orang yang bersedekah akan mendapatkan naungan di hari akhir.*

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang 7 jenis manusia yang mendapat naungan di suatu, hari yang ketika itu tidak ada naungan lain selain dari Allah, yaitu hari akhir. Salah satu jenis manusia yang mendapatkannya adalah:
ﺭﺟﻞ ﺗﺼﺪﻕ ﺑﺼﺪﻗﺔ ﻓﺄﺧﻔﺎﻫﺎ، ﺣﺘﻰ ﻻ ﺗﻌﻠﻢ ﺷﻤﺎﻟﻪ ﻣﺎ ﺗﻨﻔﻖ ﻳﻤﻴﻨﻪ
“Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari no. 1421)

3. *Sedekah memberi keberkahan pada harta.*

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ﻣﺎ ﻧﻘﺼﺖ ﺻﺪﻗﺔ ﻣﻦ ﻣﺎﻝ ﻭﻣﺎ ﺯﺍﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺒﺪﺍ ﺑﻌﻔﻮ ﺇﻻ ﻋﺰﺍ
“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)

*Apa yang dimaksud hartanya tidak akan berkurang?*

Dalam Syarh Shahih Muslim , An Nawawi menjelaskan: “Para ulama menyebutkan bahwa yang dimaksud disini mencakup 2 hal: Pertama, yaitu hartanya diberkahi dan dihindarkan dari bahaya. Maka pengurangan harta menjadi ‘impas’ tertutupi oleh berkah yang abstrak. Ini bisa dirasakan oleh indera dan kebiasaan. Kedua, jika secara dzatnya harta tersebut berkurang, maka pengurangan tersebut ‘impas’ tertutupi pahala yang didapat, dan pahala ini dilipatgandakan sampai berlipat-lipat banyaknya.”

4. *Allah melipatgandakan pahala orang yang bersedekah.*

Allah Ta’ala berfirman:

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤُﺼَّﺪِّﻗِﻴﻦَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺼَّﺪِّﻗَﺎﺕِ ﻭَﺃَﻗْﺮَﺿُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻗَﺮْﺿﺎً ﺣَﺴَﻨﺎً ﻳُﻀَﺎﻋَﻒُ ﻟَﻬُﻢْ ﻭَﻟَﻬُﻢْ ﺃَﺟْﺮٌ ﻛَﺮِﻳﻢٌ
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)

5. *Terdapat pintu surga yang hanya dapat dimasuki oleh orang yang bersedekah*.

ﻣﻦ ﺃﻧﻔﻖ ﺯﻭﺟﻴﻦ ﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ، ﻧﻮﺩﻱ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻳﺎ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ، ﻫﺬﺍ ﺧﻴﺮ : ﻓﻤﻦ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﺩُﻋﻲ ﻣﻦ ﺑﺎﺏ ﺍﻟﺼﻼﺓ، ﻭﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺠﻬﺎﺩ ﺩُﻋﻲ ﻣﻦ ﺑﺎﺏ ﺍﻟﺠﻬﺎﺩ، ﻭﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﺩُﻋﻲ ﻣﻦ ﺑﺎﺏ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ
“Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. *Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.”* (HR. Bukhari no.3666, Muslim no. 1027)

6. *Sedekah akan menjadi bukti keimanan seseorang.*

Perkara yang paling menyelamatkan orang di akhirat adalah iman. Dan sedekah adalah bukti kebenaran iman. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﺑﺮﻫﺎﻥ
“ Sedekah adalah bukti. ” (HR. Muslim)

Imam Nawawi Rahimahullah menjelaskan: “Yaitu bukti kebenaran imannya. Oleh karena itu shadaqah dinamakan demikian karena merupakan bukti dari Shidqu Imanihi (kebenaran imannya).

7. *Sedekah dapat membebaskan dari siksa kubur.*
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ﺇﻥ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻟﺘﻄﻔﻰﺀ ﻋﻦ ﺃﻫﻠﻬﺎ ﺣﺮ ﺍﻟﻘﺒﻮﺭ
“Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib, 873)

8. *Sedekah dapat mencegah pedagang melakukan maksiat dalam jual-beli*

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﻳﺎ ﻣﻌﺸﺮ ﺍﻟﺘﺠﺎﺭ ! ﺇﻥ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ﻭﺍﻹﺛﻢ ﻳﺤﻀﺮﺍﻥ ﺍﻟﺒﻴﻊ . ﻓﺸﻮﺑﻮﺍ ﺑﻴﻌﻜﻢ ﺑﺎﻟﺼﺪﻗﺔ
“Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah.” (HR. Tirmidzi no. 1208, ia berkata: “Hasan shahih”)

9. *Orang yang bersedekah*

merasakan dada yang lapang dan hati yang bahagia.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan permisalan yang bagus tentang orang yang dermawan dengan orang yang pelit:

ﻣﺜﻞ ﺍﻟﺒﺨﻴﻞ ﻭﺍﻟﻤﻨﻔﻖ ، ﻛﻤﺜﻞ ﺭﺟﻠﻴﻦ ، ﻋﻠﻴﻬﻤﺎ ﺟﺒﺘﺎﻥ ﻣﻦ ﺣﺪﻳﺪ ، ﻣﻦ ﺛﺪﻳﻬﻤﺎ ﺇﻟﻰ ﺗﺮﺍﻗﻴﻬﻤﺎ ، ﻓﺄﻣﺎ ﺍﻟﻤﻨﻔﻖ : ﻓﻼ ﻳﻨﻔﻖ ﺇﻻ ﺳﺒﻐﺖ ، ﺃﻭ ﻭﻓﺮﺕ ﻋﻠﻰ ﺟﻠﺪﻩ ، ﺣﺘﻰ ﺗﺨﻔﻲ ﺑﻨﺎﻧﻪ ، ﻭﺗﻌﻔﻮ ﺃﺛﺮﻩ . ﻭﺃﻣﺎ ﺍﻟﺒﺨﻴﻞ : ﻓﻼ ﻳﺮﻳﺪ ﺃﻥ ﻳﻨﻔﻖ ﺷﻴﺌﺎ ﺇﻻ ﻟﺰﻗﺖ ﻛﻞ ﺣﻠﻘﺔ ﻣﻜﺎﻧﻬﺎ ، ﻓﻬﻮ ﻳﻮﺳﻌﻬﺎ ﻭﻻ ﺗﺘﺴﻊ
“Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa.” (HR. Bukhari no. 1443)

Dan hal ini tentu pernah kita buktikan sendiri bukan? Ada rasa senang, bangga, dada yang lapang setelah kita memberikan sedekah kepada orang lain yang membutuhkan.
Dan masih banyak lagi dalil-dalil yang mengabarkan tentang manfaat sedekah dan keutamaan orang yang bersedekah. Tidakkah hati kita terpanggil?

10. *Pahala sedekah terus berkembang*

Pahala sedekah walaupun hanya sedikit itu akan terus berkembang pahalanya hingga menjadi besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﺇﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻳﻘﺒﻞُ ﺍﻟﺼﺪﻗﺔَ ، ﻭﻳﺄﺧﺬُﻫﺎ ﺑﻴﻤﻴﻨِﻪ ، ﻓﻴُﺮَﺑِّﻴﻬﺎ ﻟِﺄَﺣَﺪِﻛﻢ ، ﻛﻤﺎ ﻳُﺮَﺑِّﻲ ﺃﺣﺪُﻛﻢ ﻣُﻬْﺮَﻩ ، ﺣﺘﻰ ﺇﻥَّ ﺍﻟﻠُّﻘْﻤَﺔَ ﻟَﺘَﺼِﻴﺮُ ﻣِﺜْﻞَ ﺃُﺣُﺪٍ
“ sesungguhnya Allah menerima amalan sedekah dan mengambilnya dengan tangan kanan-Nya. Lalu Allah mengembangkan pahalanya untuk salah seorang dari kalian, sebagaimana kalian mengembangkan seekor anak kuda. Sampai-sampai sedekah yang hanya sebiji bisa berkembang hingga sebesar gunung Uhud ” (HR. At Tirmidzi 662, ia berkata: “hasan shahih”)

11. *Sedekah menjauhkan diri dari api neraka*

Sesungguhnya sedekah itu walaupun sedikit, memiliki andil untuk menjauhkan kita dari api neraka. Semakin banyak sedekah, semakin jauh kita darinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

ﺍﺗَّﻘﻮﺍ ﺍﻟﻨَّﺎﺭَ ﻭﻟﻮ ﺑﺸﻖِّ ﺗﻤﺮﺓٍ ، ﻓﻤﻦ ﻟﻢ ﻳﺠِﺪْ ﻓﺒﻜﻠﻤﺔٍ ﻃﻴِّﺒﺔٍ
“ jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimah thayyibah ” (HR. Al Bukhari 6539, Muslim 1016)

12. *Boleh iri kepada orang yang dermawan*

Iri atau hasad adalah akhlak yang tercela, namun iri kepada orang yang suka bersedekah, ingin menyaingi kedermawanan dia, ini adalah akhlak yang terpuji.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

ﻻ ﺣﺴﺪَ ﺇﻻ ﻓﻲ ﺍﺛﻨﺘﻴﻦ : ﺭﺟﻞٌ ﺁﺗﺎﻩ ﺍﻟﻠﻪُ ﻣﺎﻟًﺎ؛ ﻓﺴﻠَّﻂَ ﻋﻠﻰ ﻫَﻠَﻜَﺘِﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﺤﻖِّ ، ﻭﺭﺟﻞٌ ﺁﺗﺎﻩ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻟﺤﻜﻤﺔَ؛ ﻓﻬﻮ ﻳَﻘﻀﻲ ﺑﻬﺎ ﻭﻳُﻌﻠﻤُﻬﺎ
“ tidak boleh hasad kecuali pada dua orang: seseorang yang diberikan harta oleh Allah, kemudia ia belanjakan di jalan yang haq, dan seseorang yang diberikan oleh Allah ilmu dan ia mengamalkannya dan mengajarkannya” (HR. Al Bukhari 73, Muslim 816)

13. *Orang mati ingin kembali ke dunia untuk bersedekah*

"Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), "Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, *maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.*” (QS. Al-Munafiqun: 10)

Kenapa dia tidak mengatakan, "Maka aku dapat melaksanakan umroh", "Maka aku dapat melakukan shalat atau puasa" dan lain lain?
Berkata para ulama, “tidaklah seorang mayit menyebutkan "sedekah" kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal...”

•┈◎❅❀❦●●●🎀🎀🎀●●●❦❀❅◎┈•

*Post By : Grup Wa Tholibu Al Ilmi*

📲 Daftar Via WA, Ketik: *Nama#Domisili*

Kirim ke
Akhawat : 082213423854
Ikhwan   : 085600591377

📑 Silahkan disebar kiriman ini, semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah aamiin.

Jazakumullahu Khoiron

8 Lafazh Shalawat yang Shahih

*8 Lafazh Shalawat yang Shahih*

Lafazh bacaan sholawat yang paling ringkas yang sesuai dalil2 yang shahih adalah :

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠَﻰ ﻧَﺒِﻴِّﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ
Allahumma shollii wa sallim ‘alaa nabiyyinaa Muhammad.
“Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi kami Muhammad) .
[SHAHIH. HR. At-Thabrani melalui dua isnad, keduanya baik. Lihat Majma’ Az-Zawaid 10/120 dan Shahih At- Targhib wat Tarhib 1/273].

*Kemudian terdapat riwayat-riwayat yang Shahih dalam delapan riwayat, yaitu :*

※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※
1. Dari jalan Ka’ab bin ‘Ujrah
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺻﻠﻴﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺑﺎﺭﻛﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ
“Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa ibroohiim wa ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid, Allaahumma baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim wa ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid”.
“Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya Allah, Berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia”
[SHAHIH, HR. Bukhari 4/118, 6/27, dan 7/156, Muslim 2/16, Abu Dawud no. 976, 977, 978, At Tirmidzi 1/301-302, An Nasa-i dalam "Sunan" 3/47-58 dan "Amalul Yaum wal Lailah" no 54, Ibnu Majah no. 904, Ahmad 4/243-244, Ibnu Hibban dalam "Shahih" nya no. 900, 1948, 1955, Al Baihaqi dalam "Sunanul Kubra" 2/148 dan yang lainnya]

※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※
2. Dari jalan Abu Humaid As Saa’diy
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﺯﻭﺍﺟﻪ ﻭﺫﺭﻳﺘﻪ ﻛﻤﺎ ﺻﻠﻴﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ، ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﺯﻭﺍﺟﻪ ﻭﺫﺭﻳﺘﻪ ﻛﻤﺎ ﺑﺎﺭﻛﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ، ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ
Allaahumma sholli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa azwaajihi wa dzurriyyatihi kamaa shol laita ‘alaa ibroohiim, wa baarik ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa azwaajihi wa dzurriyyatihi kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim innaka hamiidum majiid.
“Ya Allah,berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada isteri-isteri beliau dan keturunannya,sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim. Ya Allah, Berkahilah Muhammad dan isteri-isteri beliau dan keturunannya, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim,Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia”
[SHAHIH, HR. Bukhari 4/118, 7/157, Muslim 2/17, Abu Dawud no. 979, An Nasa-i dalam "Sunan" nya 3/49, Ibnu Majah no. 905, Ahmad dalam "Musnad" nya 5/424, Baihaqi dalam "Sunanul Kubra" 2/150-151, Imam Malik dalam "Al Muwaththo' 1/179 dan yang lainnya].

※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※
3. Dari jalan Abi Mas’ud Al Anshariy
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺻﻠﻴﺖ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺑﺎﺭﻛﺖ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ
Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shol laita ‘alaa aali ibroohiim ,wa baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohiim fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid.
“Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim, dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian alam, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia”
[SHAHIH, HR Muslim 2/16, Abu Dawud no. 980, At Tirmidzi 5/37-38, An Nasa-i dalam "Sunan" nya 3/45, Ahmad 4/118, 5/273-274, Ibnu Hibban dalam "Shahih" nya no. 1949, 1956, Baihaqi dalam "SUnanul Kubra" 2/146,dan Imam Malik dalam "AL Muwaththo' (1/179-180 Tanwirul Hawalik Syarah Muwaththo'"]

※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※
4.Dari jalan Abi Mas’ud, ‘Uqbah bin ‘Amr Al Anshariy (jalan kedua)
ﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺍﻷﻣﻲ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺻﻠﻴﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺍﻷﻣﻲ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺑﺎﺭﻛﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ
Allaahumma sholli ‘alaa Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shol laita ‘alaa ibroohiim wa ‘alaa aali ibroohiim, wa baarik ‘alaa Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim wa ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.
“Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad yang ummi dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim.Dan berkahilah Muhammad Nabi yang ummi dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim dan keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia”
[SHAHIH, HR. Abu Dawud no. 981, An Nasa-i dalam "Amalul Yaum wal Lailah" no. 94, Ahmad dalam "Musnad" nya 4/119, Ibnu Hibban dalam "Shahih" nya no. 1950, Baihaqi dalam "Sunan" nya no 2/146-147, Ibnu Khuzaimah dalam "Shahih" nya no711, Daruquthni dalam "Sunan" nya no 1/354-355, Al Hakim dalam "Al Mustadrak" 1/268, dan Ath Thabrany dalam "Mu'jam Al Kabir" 17/251-252]

※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※
5. Dari jalan Abi Sa’id Al Khudriy
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻋﺒﺪﻙ ﻭﺭﺳﻮﻟﻚ ﻛﻤﺎ ﺻﻠﻴﺖ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺑﺎﺭﻛﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ
Allaahumma sholli ‘alaa Muhammadin ‘abdika wa rosuulika kamaa shol laita ‘alaa aali ibroohiim, wa baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim.
“Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad hambaMu dan RasulMu, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim”
[SHAHIH, HR Bukhari 6/27, 7/157, An Nasa-i 3/49, Ibnu Majah no. 903, Baihaqi 2/147, dan Ath Thahawiy dalam "Musykilul Atsaar" 3/73]

※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※
6. Dari jalan seorang laki2 shabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﻫﻞ ﺑﻴﺘﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﺯﻭﺍﺟﻪ ﻭﺫﺭﻳﺘﻪ ﻛﻤﺎ ﺻﻠﻴﺖ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﻫﻞ ﺑﻴﺘﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﺯﻭﺍﺟﻪ ﻭﺫﺭﻳﺘﻪ ﻛﻤﺎ ﺑﺎﺭﻛﺖ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ
Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa ahli baitihi wa ‘alaa azwaajihi wa dzurriyyatihi kamaa shollaita ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid , wa baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa ahli baitihi wa ‘alaa azwaajihi wa dzurriyyatihi kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.
“Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada ahli baitnya dan istri-istrinya dan keturunannya, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Dan berkahilah Muhammad dan kepada ahli baitnya dan istri-istrinya dan keturunannya, sebagimana Engkau telah memberkahi Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia”
[SHAHIH, HR. Ahmad 5/347, Ini adalah lafazhnya, Ath Thowawiy dalam "Musykilul Atsaar" 3/74], dishahihkan oleh Al Albani dalam “Sifaat sahalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam”, hal 178-179].

※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※
7. Dari jalan Abu Hurairah
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺻﻠﻴﺖ ﻭﺑﺎﺭﻛﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ
Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad wa baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shollaita wa baarokta ‘alaa ibroohiim wa ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.
“Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad,sebagaimana Engkau telah bershalawat dan memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia”
[SHAHIH, HR Ath Thowawiy dalam "Musykilul Atsaar" 3/75, An Nasa-i dalam "Amalul Yaum wal Lailah" no 47 dari jalan Dawud bin Qais dari Nu'aim bin Abdullah al Mujmir dari Abu Hurairah , Ibnul Qayyim dalam "Jalaa'ul Afhaam Fish Shalati Was Salaami 'alaa Khairil Anaam (hal 13) berkata, "Isnad Hadist ini shahih atas syarat Syaikhaini (Bukhari dan Muslim), dan dishahihkan oleh Al Albani dalam "Sifaat sahalat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam", hal 181 ]

※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※※
8. Dari jalan Thalhah bin ‘Ubaidullah
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺻﻠﻴﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻭ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ ﻭﺑﺎﺭﻙ ﻋﻠﻰ ﻣﺤﻤﺪ ﻭ ﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﻣﺤﻤﺪ ﻛﻤﺎ ﺑﺎﺭﻛﺖ ﻋﻠﻰ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﻭ ﺁﻝ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺇﻧﻚ ﺣﻤﻴﺪ ﻣﺠﻴﺪ
Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shol laita ‘alaa ibroohiim wa ‘alaa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid, wa baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim wa aali ibroohiim innaka hamiidum majiid.
“Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim,sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia”.
[SHAHIH, HR. Ahmad 1/162, An Nasa-i dalam "Sunan: nya 3/48 dan "Amalul Yaum wal Lailah" no 48, Abu Nu’aim dalam "Al Hilyah" 4/373,semuanya dari jalan 'Utsman bin Mauhab dari Musa bin Thalhah, dari bapaknya (Thalhah bin 'Ubaidullah), dishahihkan oleh Al Albani].

► Tentang Ucapan ﺻﻠﻰ ﺍ ﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ
Di sunnahkan (sebagian ulama mewajibkannya) mengucapkan shalawat dan salam kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap kali menyebut atau disebut nama beliau, yaitu dengan ucapan :
“Shallallahu ‘alaihi wa sallam”
Riwayat2 yang datang tentang ini banyak sekali, diantaranya dari dua hadits shahih di bawah ini :
1. Dari jalan Husain bin ‘Ali bin Abi Thalib, ia berkata,
“Bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, “Orang yang bakhil (kikir/pelit) itu ialah orang yang apabila namaku disebut disisinya, kemudian ia tidak bershalawat kepadaku (dengan ucapan-red)
ﺻﻠﻰ ﺍ ﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ (“shallallahu ‘alaihi wa sallam”").
[SHAHIH. Dikeluarkan oleh AT Tirmidzi 5/211, Ahmad 1/201 no 1736, An Nasa-i no 55,56 dan 57, Ibnu Hibban 2388, Al Hakim 1/549, dan Ath Thabraniy 3/137 no 2885.

2. Dari Abu Hurairah, ia berkata,
"Telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :" Hina dan rugi serta kecewalah seorang yang disebut namaku disisinya, lalu ia tidak bershalawat kepadaku"".
[SHAHIH. Dikeluarkan oleh Imam At Tirmidzi 5/210, dan Al Hakim 1/549. Dan At Tirmidzi telah menyatakan bahwa hadits ini Hasan].
Hadits ke dua ini, banyak syawaahidnya dari jama’ah para shahabat, sebagaimana disebutkan dalam kitab-kiatb : At Targhib wat Tarhib” (2/506-510) Imam Al Mundzir, “Jalaa-ul Afhaam (hal 229-240) Ibnu Qayyim, Al Bukhari dalam “Adabul Mufrad” (no 644, 645), Ibnu Khuzaimah (no 1888), Ibnu Hibban (no 2386 dan 2387 – Mawaarid).

http://www.kajiansunnah.net/2012/02/keutamaan-shalawat-8-lafazh-shalawat.html?m=1

Terjemahan Video Qunut Nazilah Oleh Qori Muzammil

Segala pujian hanya milik Allah, Tuhan semesta alam.
Segala puji hanya milik Allah atas nikmat iman yang telah engkau berikan.
Segala puji hanya milik Allah atas nikmat islam yang telah engkau berikan.
Segala puji hanya milik Allah atas nikmat hidayah yang telah engkau berikan.
Segala puji hanya milik Allah atas nikmat taubat.
Segala puji hanya milik Allah atas nikmat iman yang telah engkau hijrah.

Segala pujian hanya milik Allah...
Segala pujian hanya milik Allah atas nikmat persaudaraan.

Ya Allah kami memohon kepadaMu... jadikanlah kehidupan kami bersama Al Qur'an.
Ya Allah kami memohon kepadaMu... jadikanlah kami orang-orang yang mencintai Al Qur'an.
Ya Allah tinggikanlah derajat kami dengan Al Qur'an.
Ya Allah berilah rizki kepada kami dengan mencintai Al Qur'an.
Ya Allah kami memohon kepadaMu jadikanlah kematian kami senantiasa di atas Al Qur'an.

Ya Allah jadikanlah Al Qur'an sebagai hujjah kebaikan untuk kami dihari kiamat kelak. Dan sebaliknya jangan jadikan Al Qur'an sebagai hujjah keburukan untuk kami. Sehingga kami menjadi orang-orang yang merugi.

Ya Allah kami telah mendzolimu diri kami, jika Engkau tidak mengampuni kami dan merahmati kami, maka sungguh kami akan menjadi orang-orang yang rugi.

Ya Allah Ya Tuhan kami... ampunilah dosa-dosa kami dan dosa-dosa kedua orangtua kami. Dan sayangi mereka sebagaimana mereka telah merawat dan menyayangi kami diwaktu kecil.

Dan  untuk seluruh kaum muslimin dan muslimat. Dan untuk orang-orang yang beriman baik laki-laki (mukmin) atau perempuan (mukminah) baik yang masih hidup atau yang telah mati diantara mereka. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha Dekat... dan yang menjawab doa-doa... dan yang menyelesaikan segala urusan.

Dengan rahmatMu Wahai Tuhan yang Maha Penyayang....

Ya Allah muliakanlah islam dan kaum muslimin.....
Ya Allah muliakanlah islam dan kaum muslimin.....

Ya Allah tolonglah agama islam ini serta kaum muslimin...

Ya Allah selamatkanlah kaum muslimin yang lemah atau tertindas yang berada di suria.
Ya Allah berilah pertolongan kepada saudara-saudara muslim kami yang berada di alepo (halb)

Ya Allah ambillah kekuatan bashar assad beserta pasukannya dengan sekuat-kuatnya...
Ya Allah ambillah kekuatan bashar assad beserta pasukannya dengan sekuat-kuatnya...

Ya Allah tolonglah saudara-saudara muslim kami yang berada di palestina, di yaman dan di irak... di mesir dan turky, dan di myanmar serta di afghanistan... dan di indonesia...
Serta diseluruh negara-negara muslim lainnya.

Ya Allah berilah pertolongan kepada orang-orang yang telah berperang dan berjuang dijalanMu Ya Allah...
Ya Allah berilah pertolongan kepada orang-orang yang telah berperang dan berjuang dijalanMu Ya Allah...
Ya Allah berilah pertolongan kepada orang-orang yang telah berperang dan berjuang dijalanMu diseluruh penjuru tempat  dan disetiap saat.

Ya Allah... kami mohon terimalah doa kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami Ya Allah... sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat dan Maha Penyayang.

Wahai Tuhan kami... berilah rahmat kepada kami dari sisiMu. Dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).

Ya Allah berikanlah kepada kami kebaikan di dunia maupun di akhirat. Dan jauhkanlah kami dari adzab api neraka.

Dan shalawat kepada nabi muhammad dan kepada keluarga beliau serta seluruh para sahabat beliau.

Maha Suci Engkau Ya Allah yang mempunyai
Keperkasaan dari apa yang mereka katakan. Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.


















































 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies